Sabtu, 07 November 2015

segudang ilmu pengetahuan



BAB 1

PENDAHULUAN

1.LATAR BELAKANG

  Bahan ajar merupakan media penting bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Tanpa bahan ajar, tampaknya guru akan mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi pembelajaran. Pada prinsipnya, guru harus selalu menyiapkan bahan ajar dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
            Pada umumnya, bahan ajar telah tersedia di berbagai toko buku. Bahan ajar yang dikemas dalam bentuk buku teks pelajaran ditulis oleh para pakar dan praktisi dari latar mata pelajaran atau bidang studi. Menulis bahan ajar tidak boleh dilakukan sembarangan, tetapi harus mengikuti kaidah penulisan bahan ajar yang standar. Oleh karena itu, tidak semua guru mengetahui dan memahami bagaimana menulis atau menyusun bahan ajar yang baik.
    
 2. RUMUSAN MASALAH

Makalah ini membahas tentang  Pengertian buku ajar,buku teks,Modul dan Diktat sehingga rumusan yang dibahas dalam makalah ini adalah:
·         Apakah yang di maksud dengan buku ajar,Buku teks,Modul dan Diktat ?
·         Jelaskan perbedaan buku ajar,buku teks, dan Diktat ?
3. TUJUAN PEMBAHASAN
Yang menjadi tujuan utama dalam makalah ini adalah:
1.     Mengetahui tentang pengertian buku ajar,buku teks,Modal,Diktat.
2.     Mengetahui tentang perbedaan buku ajar,buku teks dan Diktat.












BAB II

PEMBAHASAN

A.PENGERTIAN BUKU AJAR,BUKU TEKS,MODUL DAN DIKTAT
1.  Pengertian Buku Ajar
Buku ajar adalah buku pegangan untuk suatu matakuliah yang ditulis dan disusun oleh pakar bidang terkait dan memenuhi kaidah buku teks serta diterbitkan secara resmi dan disebar luaskan. (Pedoman PAK Dosen 2009)
Buku ajar merupakan salah satu sumber belajar yakni,segala sesuatu yang memudahkan peserta didik memperoleh sejumlah informasi pengetahuan,pengalaman keterampilan dalam proses belajar mengajar.
  2.APA ITU BUKU TEKS ?
            Pengertian buku teks telah banyak dikemukakan para ahli, Tarigan dan Tarigan (1993: 11-13) menyimpulkan;  (a) buku teks itu selalu merupakan  buku pelajaran yang ditujukan  bagi siswa pada jenjang pendidian tertentu; (b) buku teks itu selalu berkaitan dengan  bidang studi tertentu; (c) buku teks itu selalu menampilkan  buku yang standar       (d) buku teks itu biasanya disusun dan ditulis oleh para pakar; (e) buku teks itu ditulis untuk tujuan pembelajaranl tertentu; (f) buku teks biasanya juga dilengkapi  dengan sarana pembelajaran; dan (g) buku teks itu selalu ditulis untuk menunjang sesuatu program pembelajaran.
            Menurut Kamaruddin (1999:1), bahan ajar bukan sekadar alat bagi guru untuk mengajar siswa. Namun, yang lebih penting ialah buku  sebagai sumber yang digunakan siswa agar ia belajar. Bahan ajar pada umumnya dikemas  ke dalam buku ajar atau buku teks. Buku teks hendaknya terpaut dengan  kurikulum yang dioperasikan pada jenis dan jenjang pendidikan tertentu. Buku teks yang digunakan seyogianya mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

·         KELAYAKAN BUKU TEKS
            Geene dan Petty (dalam Tarigan dan Tarigan, 1993: 20-21) mengemukakan kriteria buku teks yang layak sehingga berkualitas adalah:
a.       Buku teks itu haruslah menarik minat anak-anak, yaitu para siswa yang menggunakannya.
b.       Buku teks itu haruslah mampu memberi motivasi kepada siswa yang memakainya.
c.       Buku teks itu haruslah memuat ilustrasi menarik hati para siswa yang memanfaatkannya.
d.      Buku teks itu seyogianyalah  mempertimbangkan aspek-aspek kebahasaan  sehingga sesuai dengan kemampuan para siswa yang memakainya.
e.       Buku teks itu isinya haruslah berhubungan erat dengan pelajaran-pelajaran lainnya.
f.       Buku teks itu haruslah dapat merangsang aktivitas pribadi para siswa yang mempergunakannya.
g.      Buku teks itu haruslah menyajikan konsep yang jelas agar tidak membingungkan  para siswa yang memakainya.
h.      Buku teks itu haruslah menjadi sudut pandang yang jelas dan tegas.
i.        Buku teks itu haruslah mampu memberi  pemantapan dan penekanan pada nilai-nilai anak dan orang dewasa.
j.        Buku teks itu haruslah dapat menghargai perbedaan-perbedaan pribadi para siswa  yang memakainya.
            Kriteria  kelayakan buku teks yang bermutu  sebagaimana dikemukakan  Geene dan Petty, paling tidak akan menuntun guru dalam  memilih buku teks yang akan dijadikan sebagai sumber pembelajaran. Dewasa ini, berbagai buku teks telah tersedia di pasaran. Guru tidak lagi  mengalami kesulitan  dalam menyiapkan buku teks sebagai sumber pembelajaran.  Guru tinggal selektif dalam  memilih dan memilah buku teks yang layak untuk digunakan.

3. Modul
            Modul adalah materi pembelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis dan sedemikian rupa sehingga pembacanya diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut. Modul juga berarti bahwa kegiatan proses pembelajaran yang dapat dipelajari oleh siswa dengan bantuan yang minimal dari guru pembimbing (biasa juga disebut tutor), meliputi perencanaan tujuan pembelajaran yang akan dicapai secara jelas, penyediaan materi pembelajaran, bahan yang dibutuhkan, dan alat untuk penilai dalam mengukur keberhasilan siswa dalam penyelesaian mata pelajaran.
            Secara umum, kerangka isi modul:
1. Materi modul
    a. Buku petunjuk siswa
    b. Buku isi materi pembelajaran
    c. Buku kerja siswa
    d. Buku penilaian
    e. Buku pegangan tutor
2. Isi modul
    a. Judul
    b. Pengantar
    c. Petunjuk penggunaan modul
    d. Tujuan pembelajaran
    e. Kemampuan prasyarat
    f. Pretes
    g. Isi materi pembelajaran
    h. Kegiatan pembelajaran
    i. Rangkuman
    j. Evaluasi
    k.Tes akhir dan umpan balik
    l. Sumber dan media
   m. Rancangan pembelajaran remedial
    n. Daftar pustaka     

4. Diktat
            Diktat adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran atau bidang studi yang dipersiapkan oleh guru untuk mempermudah/memperkaya (bahan pengayaan) materi mata pelajaran atau bidang studi yang disampaikan guru dalam proses pembelajaran. Diktat diartikan pula sebagai buku pelajaran yang disusun guru  berupa stensilan (bukan cetakan).
            Secara umum, kerangka isi diktat:
1. Bagian pendahuluan
    a. Daftar isi
    b. Penjelasan tujuan diktat pelajaran
2. Bagian isi
    a. Judul bab atau topik isi bahasan
    b. Penjelasan tujuan bab
    c. Uraian isi pembelajaran

B. PERBEDAAN BUKU AJAR,BUKU TEKS  DAN DIKTAT

Ø  Buku ajar

  1. Berusaha menimbulkan minat baca
  2. Dirancang & ditulis untuk mahasiswa
  3. Menjelaskan tujuan instruksional
  4. Dipergunakan oleh dosen dan mahasiswa dalam proses perkuliahan
  5. Disusun berdasar pola belajar yg fleksibel, sistematis dan terstruktur berdasarkan kebutuhan mahasiswa dan kompetensi akhir yang ingin dicapai
  6. Fokus pada pemberian kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih
  7. Memberi rangkuman
  8. Gaya penulisan komunikatif
  9. Ada umpan balik
  10. Mengakomodasi kesulitan belajar mahasiswa
  11. Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar
Ø  BUKU TEKS
  1. Buku teks mengasumsikan minat dari pembaca
  2. Untuk pembaca (guru, dosen, mahasiswa, peneliti, umum)
  3. Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional
  4. Dirancang untuk dipasarkan secara luas
  5. Disusun secara linear dan strukturnya berdasar logika bidang ilmu
  6. Belum tentu memberikan latihan
  7. Belum tentu memberi rangkuman
  8. Gaya penulisan naratif, tidak komunikatif dan padat
  9. Tidak ada mekanisme mengumpulkan umpan balik
  10. Tidak mengakomodasi kesulitan belajar
  11. Tidak menjelaskan cara mempelajari buku teks
Ø  DIKTAT
Buku Diktat adalah :
• Bahan Ajar Untuk Suatu Mata Kuliah
• Ditulis oleh Pengajar Mata Kuliah Tersebut
• Mengikuti Kaidah Penulisan Ilmiah
• Disebarluaskan Kepada Peserta Kuliah


































BAB III

PENUTUP
A.KESIMPULAN

Salah satu usaha untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah  menulis bahan ajar dan buku teks pelajaran. Buku teks pelajaran adalah sumber pembelajaran yang sangat penting dalam proses pembelajaran.  Guru mesti selektif dalam memilih buku yang layak dan berkualitas.  Untuk memacu kreativitas guru, dimungkinkan pula untuk menulis buku teks pelajaran. Penulisan buku teks pelajaran  harus mengacu pada rambu penilaian  yang telah ditetapkan oleh Pusat Perbukuan (Pusbuk) dan Badan Standar Nasional Pendidikan.


































DAFTAR PUSTAKA

Agib, Zainal. 2004. Karya Tulis Ilmiah bagi Pengembangan Profesi Guru. Bandung: CV Yrama Widya.

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Instrumen dan Deskripsi Penilaian Buku Teks Pelajaran bahasa Indonesia SD/MI. Jakarta: Pusat Perbukuan dan Badan Standar Nasional Pendidikan.

Kamaruddin. 1999. “Beberapa Pertimbangan Penilaian Bahan Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia”  Makalah disajikan dalam Seminar Nasional  dalam Rangka Dies Natalis XXXVIII IKIP Ujung Pandang, 13-14 juli 1999, di Kampus Gunungsari Baru IKIP Ujung Pandang.

Tarigan, Henry Guntur dan Djago Tarigan. 1993. Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia.

sumber belajar



BAB 1

PENDAHULUAN

1.LATAR BELAKANG

  Bahan ajar merupakan media penting bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Tanpa bahan ajar, tampaknya guru akan mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi pembelajaran. Pada prinsipnya, guru harus selalu menyiapkan bahan ajar dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
            Pada umumnya, bahan ajar telah tersedia di berbagai toko buku. Bahan ajar yang dikemas dalam bentuk buku teks pelajaran ditulis oleh para pakar dan praktisi dari latar mata pelajaran atau bidang studi. Menulis bahan ajar tidak boleh dilakukan sembarangan, tetapi harus mengikuti kaidah penulisan bahan ajar yang standar. Oleh karena itu, tidak semua guru mengetahui dan memahami bagaimana menulis atau menyusun bahan ajar yang baik.
    
 2. RUMUSAN MASALAH

Makalah ini membahas tentang  Pengertian buku ajar,buku teks,Modul dan Diktat sehingga rumusan yang dibahas dalam makalah ini adalah:
·         Apakah yang di maksud dengan buku ajar,Buku teks,Modul dan Diktat ?
·         Jelaskan perbedaan buku ajar,buku teks, dan Diktat ?
3. TUJUAN PEMBAHASAN
Yang menjadi tujuan utama dalam makalah ini adalah:
1.     Mengetahui tentang pengertian buku ajar,buku teks,Modal,Diktat.
2.     Mengetahui tentang perbedaan buku ajar,buku teks dan Diktat.












BAB II

PEMBAHASAN

A.PENGERTIAN BUKU AJAR,BUKU TEKS,MODUL DAN DIKTAT
1.  Pengertian Buku Ajar
Buku ajar adalah buku pegangan untuk suatu matakuliah yang ditulis dan disusun oleh pakar bidang terkait dan memenuhi kaidah buku teks serta diterbitkan secara resmi dan disebar luaskan. (Pedoman PAK Dosen 2009)
Buku ajar merupakan salah satu sumber belajar yakni,segala sesuatu yang memudahkan peserta didik memperoleh sejumlah informasi pengetahuan,pengalaman keterampilan dalam proses belajar mengajar.
  2.APA ITU BUKU TEKS ?
            Pengertian buku teks telah banyak dikemukakan para ahli, Tarigan dan Tarigan (1993: 11-13) menyimpulkan;  (a) buku teks itu selalu merupakan  buku pelajaran yang ditujukan  bagi siswa pada jenjang pendidian tertentu; (b) buku teks itu selalu berkaitan dengan  bidang studi tertentu; (c) buku teks itu selalu menampilkan  buku yang standar       (d) buku teks itu biasanya disusun dan ditulis oleh para pakar; (e) buku teks itu ditulis untuk tujuan pembelajaranl tertentu; (f) buku teks biasanya juga dilengkapi  dengan sarana pembelajaran; dan (g) buku teks itu selalu ditulis untuk menunjang sesuatu program pembelajaran.
            Menurut Kamaruddin (1999:1), bahan ajar bukan sekadar alat bagi guru untuk mengajar siswa. Namun, yang lebih penting ialah buku  sebagai sumber yang digunakan siswa agar ia belajar. Bahan ajar pada umumnya dikemas  ke dalam buku ajar atau buku teks. Buku teks hendaknya terpaut dengan  kurikulum yang dioperasikan pada jenis dan jenjang pendidikan tertentu. Buku teks yang digunakan seyogianya mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

·         KELAYAKAN BUKU TEKS
            Geene dan Petty (dalam Tarigan dan Tarigan, 1993: 20-21) mengemukakan kriteria buku teks yang layak sehingga berkualitas adalah:
a.       Buku teks itu haruslah menarik minat anak-anak, yaitu para siswa yang menggunakannya.
b.       Buku teks itu haruslah mampu memberi motivasi kepada siswa yang memakainya.
c.       Buku teks itu haruslah memuat ilustrasi menarik hati para siswa yang memanfaatkannya.
d.      Buku teks itu seyogianyalah  mempertimbangkan aspek-aspek kebahasaan  sehingga sesuai dengan kemampuan para siswa yang memakainya.
e.       Buku teks itu isinya haruslah berhubungan erat dengan pelajaran-pelajaran lainnya.
f.       Buku teks itu haruslah dapat merangsang aktivitas pribadi para siswa yang mempergunakannya.
g.      Buku teks itu haruslah menyajikan konsep yang jelas agar tidak membingungkan  para siswa yang memakainya.
h.      Buku teks itu haruslah menjadi sudut pandang yang jelas dan tegas.
i.        Buku teks itu haruslah mampu memberi  pemantapan dan penekanan pada nilai-nilai anak dan orang dewasa.
j.        Buku teks itu haruslah dapat menghargai perbedaan-perbedaan pribadi para siswa  yang memakainya.
            Kriteria  kelayakan buku teks yang bermutu  sebagaimana dikemukakan  Geene dan Petty, paling tidak akan menuntun guru dalam  memilih buku teks yang akan dijadikan sebagai sumber pembelajaran. Dewasa ini, berbagai buku teks telah tersedia di pasaran. Guru tidak lagi  mengalami kesulitan  dalam menyiapkan buku teks sebagai sumber pembelajaran.  Guru tinggal selektif dalam  memilih dan memilah buku teks yang layak untuk digunakan.

3. Modul
            Modul adalah materi pembelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis dan sedemikian rupa sehingga pembacanya diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut. Modul juga berarti bahwa kegiatan proses pembelajaran yang dapat dipelajari oleh siswa dengan bantuan yang minimal dari guru pembimbing (biasa juga disebut tutor), meliputi perencanaan tujuan pembelajaran yang akan dicapai secara jelas, penyediaan materi pembelajaran, bahan yang dibutuhkan, dan alat untuk penilai dalam mengukur keberhasilan siswa dalam penyelesaian mata pelajaran.
            Secara umum, kerangka isi modul:
1. Materi modul
    a. Buku petunjuk siswa
    b. Buku isi materi pembelajaran
    c. Buku kerja siswa
    d. Buku penilaian
    e. Buku pegangan tutor
2. Isi modul
    a. Judul
    b. Pengantar
    c. Petunjuk penggunaan modul
    d. Tujuan pembelajaran
    e. Kemampuan prasyarat
    f. Pretes
    g. Isi materi pembelajaran
    h. Kegiatan pembelajaran
    i. Rangkuman
    j. Evaluasi
    k.Tes akhir dan umpan balik
    l. Sumber dan media
   m. Rancangan pembelajaran remedial
    n. Daftar pustaka     

4. Diktat
            Diktat adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran atau bidang studi yang dipersiapkan oleh guru untuk mempermudah/memperkaya (bahan pengayaan) materi mata pelajaran atau bidang studi yang disampaikan guru dalam proses pembelajaran. Diktat diartikan pula sebagai buku pelajaran yang disusun guru  berupa stensilan (bukan cetakan).
            Secara umum, kerangka isi diktat:
1. Bagian pendahuluan
    a. Daftar isi
    b. Penjelasan tujuan diktat pelajaran
2. Bagian isi
    a. Judul bab atau topik isi bahasan
    b. Penjelasan tujuan bab
    c. Uraian isi pembelajaran

B. PERBEDAAN BUKU AJAR,BUKU TEKS  DAN DIKTAT

Ø  Buku ajar

  1. Berusaha menimbulkan minat baca
  2. Dirancang & ditulis untuk mahasiswa
  3. Menjelaskan tujuan instruksional
  4. Dipergunakan oleh dosen dan mahasiswa dalam proses perkuliahan
  5. Disusun berdasar pola belajar yg fleksibel, sistematis dan terstruktur berdasarkan kebutuhan mahasiswa dan kompetensi akhir yang ingin dicapai
  6. Fokus pada pemberian kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih
  7. Memberi rangkuman
  8. Gaya penulisan komunikatif
  9. Ada umpan balik
  10. Mengakomodasi kesulitan belajar mahasiswa
  11. Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar
Ø  BUKU TEKS
  1. Buku teks mengasumsikan minat dari pembaca
  2. Untuk pembaca (guru, dosen, mahasiswa, peneliti, umum)
  3. Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional
  4. Dirancang untuk dipasarkan secara luas
  5. Disusun secara linear dan strukturnya berdasar logika bidang ilmu
  6. Belum tentu memberikan latihan
  7. Belum tentu memberi rangkuman
  8. Gaya penulisan naratif, tidak komunikatif dan padat
  9. Tidak ada mekanisme mengumpulkan umpan balik
  10. Tidak mengakomodasi kesulitan belajar
  11. Tidak menjelaskan cara mempelajari buku teks
Ø  DIKTAT
Buku Diktat adalah :
• Bahan Ajar Untuk Suatu Mata Kuliah
• Ditulis oleh Pengajar Mata Kuliah Tersebut
• Mengikuti Kaidah Penulisan Ilmiah
• Disebarluaskan Kepada Peserta Kuliah


































BAB III

PENUTUP
A.KESIMPULAN

Salah satu usaha untuk meningkatkan profesionalisme guru adalah  menulis bahan ajar dan buku teks pelajaran. Buku teks pelajaran adalah sumber pembelajaran yang sangat penting dalam proses pembelajaran.  Guru mesti selektif dalam memilih buku yang layak dan berkualitas.  Untuk memacu kreativitas guru, dimungkinkan pula untuk menulis buku teks pelajaran. Penulisan buku teks pelajaran  harus mengacu pada rambu penilaian  yang telah ditetapkan oleh Pusat Perbukuan (Pusbuk) dan Badan Standar Nasional Pendidikan.


































DAFTAR PUSTAKA

Agib, Zainal. 2004. Karya Tulis Ilmiah bagi Pengembangan Profesi Guru. Bandung: CV Yrama Widya.

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Instrumen dan Deskripsi Penilaian Buku Teks Pelajaran bahasa Indonesia SD/MI. Jakarta: Pusat Perbukuan dan Badan Standar Nasional Pendidikan.

Kamaruddin. 1999. “Beberapa Pertimbangan Penilaian Bahan Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia”  Makalah disajikan dalam Seminar Nasional  dalam Rangka Dies Natalis XXXVIII IKIP Ujung Pandang, 13-14 juli 1999, di Kampus Gunungsari Baru IKIP Ujung Pandang.

Tarigan, Henry Guntur dan Djago Tarigan. 1993. Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia.